Bila Harga Test PCR Tak Sesuai HET, Kabareskrim Minta Masyarakat Jangan Ragu Lapor

Alen - Kamis, 19 Agustus 2021, 16:31 WIB

Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, Komisaris Jenderal (Komjen) Pol Agus AndriantoKepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, Komisaris Jenderal (Komjen) Pol Agus Andrianto/Humas Polri

FIXPALEMBANG.COM - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah menurunkan batas tarif tertinggi pemeriksaan screening COVID-19.

Penetapan harga tes PCR dari pemerintah itu didukung sepenuhnya oelh phak Kepolisian Republik Indonesia.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, Komisaris Jenderal Pol Agus Andrianto bila pihaknya akan melakukan pengawasan, pemantauan serta pengamanan terkait tes PCR tersebut, seperti dilansir dari Humas Polri Kamis 19 Agustus 2021.

Baca juga: Nilai Rancangan Permen ESDM Tentang PLTS Atap Berpotensi Rugikan PLN, Mulyanto : Secara Ekonomi Ini Tidak Adil

Kabareskrim juga mengimbau masyarakat untuk tidak tinggal diam bila perlu aktif melaporkan oknum yang ketahuan memberikan harga Polymerase Chain Reaction (PCR) di atas harga ketentuan pemerintah. 

“Karena itu, kami mohon partisipasi masyarakat sangat kami harapkan untuk menginformasikan bila ada penyedia jasa PCR menetapkan tarif di atas yang sudah ditetapkan pemerintah,” kata Komjen Pol Agus Andrianto.

Alasan tersebut ternyata berkelindan dengan Satuan Tugas (Satgas) Penegakan Hukum dengan sandi Aman Nusa II yang ada dalam tubuh Polri, yaitu menindak pihak-pihak yang melanggar kebijakan pemerintah terkait penanganan pandemi.

Baca juga: Bunuh Pacar Tengah Hamil dengan Tali Jumper, Mayatnya Dibuang ke Sungai Wulan, Pria HR (20) Diringkus Petugas Polres Demak

Editor: Alen

Sumber: Humas Polri

tags
Artikel Rekomendasi
terpopuler
sorot