Catat! Mulai Oktober, Fitur Aplikasi PeduliLindungi Dapat Diakses di Sejumlah Aplikasi Lain

Alen - Senin, 27 September 2021, 12:30 WIB

Ilustrasi tampilan aplikasi PeduliLindungIlustrasi tampilan aplikasi PeduliLindung/Instagram/Pedulilindungi.id

FIXPALEMBANG.COM - Fitur aplikasi PeduliLindungi sekarang menjadi sangat penting di masa pandmei.

Pemerintah pun akhirnya membuat aplikasi PeduliLindungi ini lebih berdaya lagi dengan memberikan fitur yang dapat diakses pada sejumlah aplikasi lain.

Pemberlakuan fitur ini mulai Oktober 2021, seperti disampaikan oleh Chief Digital Transformation Office, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Setiaji.

”Ini akan launching di bulan Oktober ini. Ada proses di mana kami memerlukan beberapa model untuk bisa diakses oleh setiap orang. Jadi aplikasi yang paling banyak digunakan itu kan seperti ada Gojek, Grab, Tokopedia dan lain sebagainya Itu bisa digunakan untuk bisa masuk ke berbagai macam fitur yang ada di PeduliLindungi,” ujar Setiaji, dikutip dari laman Kemenkes, Senin 27 September 2021. 

Tak hanya fitur pada aplikasi, bagi masyarakat yang tidak memiliki ponsel pintar dan akan melakukan perjalanan udara maupun dengan kereta api, Setiaji menyampaikan bahwa mereka tetap bisa teridentifikasi status hasil tes swab PCR maupun antigen dan sertifikat vaksinnya melalui nomor NIK saat membeli tiket. 

”Sudah kami berlakukan di bandara, misalnya di bandara itu bahkan di tiket sudah kita integrasikan. Kalau naik kereta api itu sudah tervalidasi pada saat pesan tiket, sehingga tanpa menggunakan handphone pun itu bisa diidentifikasi bahwa yang bersangkutan sudah memiliki vaksin dan ada hasil tesnya (PCR atau antigen),” paparnya. 

Sementara itu, bagi tempat yang tidak terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi, masyarakat bisa memeriksanya secara mandiri di aplikasi PeduliLindungi

Caranya dengan memasukkan NIK dan langsung muncul bahwa yang bersangkutan statusnya layak atau tidak untuk masuk ke tempat tersebut. 

Editor: Alen

Sumber: Setkab.go.id

tags
Artikel Rekomendasi
terpopuler
sorot