Heboh Makan Cuma 20 Menit, Ini Alasan Mengapa Saat Makan Bersama Risiko Infeksi COVID-19 Lebih Tinggi

Alen - Minggu, 1 Agustus 2021, 10:00 WIB

Ilustrasi makan bersama berpotensi penularan COVID-19Ilustrasi makan bersama berpotensi penularan COVID-19/Pixabay/Lilly Cantabile

FIXPALEMBANG.COM - Makan dibatasi cuma 20 menit, wuaduh!  Tapi demikianlah pemerintah memberikan kebijakan terkait Permberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)  dalam upaya memutus mata rantai COVID-19.

Bukan tanpa alasan pemerintah menyampaikan kelonggaran untuk bisa makan di tempat di cafe, restoran atau warung  makan.

Justri karena saat makan bersama di tempat yang berpotensi mengundang banyak orang berpotensi penularan COVID-19 lebih tinggi.

Baca juga: Minhyuk BTOB Ceritakan Pengalamannya Ketika Dirawat Di Rumah Sakit Karena Covid-19

Melalui situs resmi Penanganan COVID-19, dijelaskan bahwa kebiasaan saat makan bersama, kita pasti akan melepas masker, lalu lupa jaga jarak, dan makannya pun sambil berbincang.

Apalagi kita belum mengetahui pasti kondisi kesehatan orang -orang di sekitar kita saat makan akan menambah risiko penyebaran COVID-19.

Oleh karena itu, meski hanya dibatasi 20 menit, setidaknya tetap menerapkan protokol kesehatan agar lebih aman.

Caranya? Saat makan tetap jaga jarak dengan orang lain, tidak sambil mengobrol, dan jika ada makanan yang dikonsumsi bersama, gunakan alat makan terpisah khusus untuk mengambil makanan.

Editor: Alen

Sumber: covid19.go.id

tags
Artikel Rekomendasi
terpopuler
sorot