Kontroversi Harga Tes PCR, Kritik Mantan Menteri Susi Pudjiastuti hingga Jawaban Menkes Budi Gunadi Sadikin

Rahmawati Annisa - Selasa, 26 Oktober 2021, 19:08 WIB

Ilustrasi, Kontroversi harga tes PCRIlustrasi, Kontroversi harga tes PCR/Pixabay/analogicus

FIXPALEMBANG.COM - Harga tes PCR di Indonesia yang terbilang mahal membuat banyak kritikan dari berbagai pihak.

Hal inilah yang membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta harga tes polymerase chain reaction (PCR) diturunkan menjadi Rp300.000. 

Jokowi meminta agar tes PCR untuk pelaku perjalanan pesawat dapat berlaku 3x24 jam.

Baca juga: Bila Harga Test PCR Tak Sesuai HET, Kabareskrim Minta Masyarakat Jangan Ragu Lapor

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves), Luhut Binsar Panjaitan dalam konferensi pers, Senin 25 Oktober yang lalu. 

"Mengenai hal ini, arahan Presiden agar harga PCR dapat diturunkan menjadi Rp300 ribu dan berlaku selama 3x24 jam untuk perjalanan pesawat," ujar Menko Luhut.

Meski Pemerintah telah memutuskan untuk menurunkan harga PCR, namun menurut Susi Pudjiastuti harga tersebut dinilai masih terlalu mahal

Melalui akun twitternya,  mantan menteri kelautan dan perikanan tersebut meminta agar Presiden Jokowi menyamakan harga tes PCR seperti yang ada di India

Editor: Rahmawati Annisa

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
terpopuler
sorot